menulis kata-kata yang bisa dicitrakan dengan kamera dan diimajinasikan lewat gambar

MAHASISWA,nah loh

Posted: March 14th, 2010 | Author: giovaniharyadi | Filed under: .life |

Malem-malem gue laper dan sialnya berpikir tentang kata mahasiswa. Karena lapar dan dijadikan kambing hitam, gue tidak bisa mikir sehingga hanya mengingat beberapa cerita

HEMAT

Ada cerita dari teman Gue yang sulit dipercaya sebenarnya, ada temannya yang tidak pernah membeli air minum sekalipun. Bagaimana dia minum? Seperti mobil, dia punya pom bensin untuk air minum di rumah makan. Yap, dia minum sebanyaknya ketika dia makan karena air putih itu gratis.

Satu gallon air harganya katakanlah 14 rebu sekarang dan satu bulan mahasiswa normal menghabiskan dua galon, berarti dia sukses menghemat 28 ribu. Jika ditambah konsumsi tehbotol dan cocacola rata-rata, tentunya dia bisa diasumsiin lebih hemat lagi.

SEPEDA MOTOR

Setelah bertanding sepakbola terjadi ribut sampai tawuran, susah untuk dikatakan biasa tetapi hal yang tidak aneh di kalangan mahasiswa. Tetapi bagaimana sampai sepeda motor tercebur di kolam depan fakultas setelah pertandingan? Lebih tidak bisa lagi disebut biasa.

Kembali temannya dari teman Gue sebagai narasumber dari penceburan ini. Motor itu milik mahasiswa keturunan cina, suatu garis keturunan yang tidak selamanya membawa keberuntungan. Motornya diciduk dari tempat parkir, beberapa komponen dilepas dan diceburkan di kolam fakultas. Padahal dia hanya penonton, kalau temennya temen Gue bilang, suaranya paling gede alias nyolot ketika pertandingan.

Lalu mengapa beberapa komponen dilepas? “sayang, masih bisa dipakai atau dijual”.

MAKANAN

Alkisah zaman dahulu kala, awalnya seperti ini karena memang cerita dari orang tua gue, ada seorang mahasiswa yang amat pelit. Dia mempunyai niat membuat kotak kaca seperti kotak kerupuk di rumah makan padang lengkap dengan gemboknya. Kotak itu untuk menyimpan makanan atau sekedar nasi agar aman dari sergapan beberapa teman sekontrakan.

Suatu hari, teman-temannya sudah cukup kesal dengan tingkah jika dimasa sekarang akan diberi label ‘lebai’. Konsepnya sederhana, kotak dibalik sekali kemudian dikembalikan ke keadaan awal. Sontak nasi lengkap dengan lauk pauknya berceceran kemana-kemana tetapi dibatasi oleh kotak kaca bergembok itu.

Begitu mahasiswa yang amat pelit itu pulang pastinya dia akan mengekspresikan sesuatu. Apakah tinggahnya bisa berubah dari lebai menjadi alai? Gue penasaran tetapi orang tua gue hanya tertawa.

“Yang jelas dia marah tapi ngga tau mau marah sama siapa.” Begitu saja akhir cerita bokap gw.

TELEPON GENGGAM

Bayangkan mempunyai handphone dengan kartu pasca bayar.
Kemudian bayangkan kejadiannya seperti ini.
Seorang teman meminjam handphone itu kemudian berbincang seperti berikut dengan hanya sedikit kata, “Bos pinjem hape donk, penting nih.”
“Halo..apa kabar lu.”
(diem sambil senyum-senyum mendengar)
“Haha, gitu lu ya, sombong amat sekarang. Udah ngga pernah keliatan lagi.”
(kembali senyum menyebalkan kali ini ditambah ketawa sedikit dalam mendengarkannya.)
“Kalo gitu, sesekali kita ngumpul lagi lah kek dulu.”
(waktu jeda lagi)
“Iya, touring kek, main bola kek.”

Dan seterusnya hingga beberapa menit kemudian mengembalikan begitu saja tanpa bilang terima kasih.
Untungnya Gue ngga pernah mengalaminya, Cuma mendengarkan cerita ini dari korban.

Tweet this!Tweet this!

4 Comments on “MAHASISWA,nah loh”

  1. 1 Ray Rizaldy said at 8:41 pm on March 17th, 2010:

    waw? serius tuh gio ada motor diceburin. di plawid kah?

  2. 2 ravimalekinth said at 11:50 pm on March 17th, 2010:

    masa sih 1 galon air 14 ribu rupiah? Di tempatku saja paling mahal hanya 3900 rupiah (tapi tidak termasuk botolnya, karena hanya refill saja).

  3. 3 giovaniharyadi said at 4:34 am on March 19th, 2010:

    @ray : hehe, ngga ray..bukan ITB lah
    @mika : itu misalkan..hmmm tp tidak sampai 10 ribu sih mik, 1 tahun lalu 12 rebu, jd gw misalkan 14 ribu..lagian intinya bukan di harga galon kan hehe

  4. 4 Shara Krater said at 9:49 pm on June 6th, 2010:

    @ray : hehe, ngga ray..bukan ITB lah@mika : itu misalkan..hmmm tp tidak sampai 10 ribu sih mik, 1 tahun lalu 12 rebu, jd gw misalkan 14 ribu..lagian intinya bukan di harga galon kan hehe
    +1


Leave a Reply