menulis kata-kata yang bisa dicitrakan dengan kamera dan diimajinasikan lewat gambar

Bertemu Setan di tahun baru

Posted: December 17th, 2009 | Author: giovaniharyadi | Filed under: .think |

Kembali ke sebuah dunia dimana setan bisa terlihat dengan mudah dan konyol disana. Kali ini gue bertemu dengan makhluk itu dengan kondisi emosinya yang agak terguncang. Malam menjelang pagi kala itu, matanya merah dan sedikit gelap. Ada garis-garis hitam dibawah matanya, seperti tanda manusia yang kurang tidur.
“Gue kesal” Setan mengumpat.
Kali ini gue lagi memainkan blackberry, “Kenape lu?”
“Kurang tidur gue.”
“Lu tidur juga ya?”
“Ya iyalah, emangnya gue Tuhan apa. “
“Haha, iya deh bangsa lu tahu Tuhan itu lebih daripada bangsa gue.”
Gue kembali BB-an dan setan pun merasa tidak diacuhkan, “Eh, tanyain dong kenapa gue kurang tidur.”
Membungkus BlackBerry ke dalam sarungnya, “Kenapa emangnya.”
“Itu gara-gara petasan yang ngga berhenti-berhenti.”
Gue melihat kalender di Bb, tanggal 17 desember dan masih beberapa hari lagi untuk tahun baru. “Petasan apa malam-malam gini?”
“Hah, lu ngga tau sekarang tahun baru islam? “ Setan tertawa terbahak-bahak, merasa puas dan dendamnya seakan terbalas.
“Eh, gue nanya petasan apa malem-malem gini, bukan ngga tahu sekarang tahun baru islam.” Merasa cerdas untuk mengeles.
“Haha, iya-iya. Ngga tau tuh, orang-orang malah hidupin petasan. Dulu juga pas idul adha gue juga ngga bisa tidur. Berisik tau takbirnya.” Gue sebenarnya merasakan hal yang sama seperti setan, terkadang takbiran tidak niat itu memang menghilangkan nilai religinya.
“Gue tanya buyut, jaman dulu ngga ada begituan sih. Tapi bagus katanya, berarti manusia makin ngga bener. “
Gue hanya menghela nafas saja, mungkin apa yang dikatakan makhluk gagal satu ini benar juga. Saat gue sedikit melamun dan berpikir, setan menyela, “Tapi kalo untuk yang satu ini mending manusia bener dah. Sakit kuping gue.”
“Hahaha. Kuping lu kepanjangan sih.” Gue tertawa sambil kembali BB-an.
“Ye, dasar dah lu manusia. Eh itu yang namanya blackberry ya?”
“Iya, kenapa? Tau juga lu ya.”
“Haha tau dong, kemaren bokap gue bahas dan dia merasa senang. Blackberry bisa bikin manusia lupa ma tuhan.”
Mata gue beralih dari BB ke muka setan yang ngga ada bagus-bagusnya itu.
“Maksud lu tan?”
“Lu pasti belum shalat isya kan? Gara-gara BB?”
Gue langsung masukan blackberry, istighfar dan bersiap ke dunia kembali. Sepertinya memang harus shalat dan melupakan BB sejenak.
“Eh.ehh…lu jangan shalat!”
“Yee, bener kata lu tuh. Shalat dulu gue.”
“Ntar gue dimarahin bokap lagi, masa gara-gara setan manusia malah jadi shalat?”
“Haha like this!” Gue meninggalkan setan yang lagi mencak-mencak untuk shalat.

Semoga tahun baru, shalat gue makin bener.

Tweet this!Tweet this!

Leave a Reply